Fasilitas Versus Produktifitas

lelah

Yip, masih sering nulis? Mas guru blog-nya kok gak update lagi? Komik terbarunya mana Masbro? Sibuk apa aja sih kok jadi jarang muncul?

Sederet pertanyaan sejenis makin terdengar saja akhir-akhir ini. Padahal untuk sekelas saya yang jauh dari sebutan “penulis” merasa wajar-wajar saja untuk lama tidak menulis. Bilangan bulan sudah banyak terlewati tanpa ada aktivitas ini. Sekali lagi, saya awalnya merasa biasa-biasa saja. Baca lebih lanjut

Sampel Desain Simpel: Typografi (1)

GambarDesain ini dibuat setelah seharian modar-mandir di Cirebon Islamic Book Fair yang belum tentu ada setiap bulannya. Benar juga ucapan teman yg penggila buku:

Tidak apa buku yang kamu beli tidak kamu baca sekarang, tapi suatu saat kamu pasti membutuhkannya.

Akhir kata, mohon doa sahabat semoga gaji saya bisa bertahan sampai akhir bulan. Aamiin.. :p

Gegara Daftar Sekolah Pakai Batik

gubernur-jabar-ahmad-heryawan-_120612144533-623Bismillah…. Sedang mencoba merutinkan diri kembali mengisi blog ini nih, Sob. Setelah  banyak momen yang tidak sempat terdokumentasi, akhirnya ya hanya benar-benar lewat begitu saja. Sulit untuk dijadikan refleksi diri. Pada saat membangkitkan semangat menulis seperti ini, agaknya lebih enak jika dimulai dari hal-hal yang ringan dan tetap sederhana. Bismillah….

Jujur, urusan birokrasi memang semacam “musuh” bagi saya. Mulai dari jaman sekolah, kampus sampai kembali ke sekolah lagi, rasanya jengah sekali jika harus berurusan dengan prosedur ini itu. Serasa yang mudah kadang dibuat jadi susah. Mungkin ada sebagian Sahabat juga yang punya rasa yang maksud. Nah, tapi apa jadinya jika orang seperti saya tiba-tiba saja mendapat jalan khusus dalam urusan seperti ini. Boleh potong jalur, diutamakan dan tentu saja tidak berbelit-belit. Mengingat apalah yang saya miliki dari ukuran gelar, status, jabatan atau apalagi wajah. Hehehe…

Keistimewaan ini terjadi pekan lalu. Baca lebih lanjut

Setelah 3 Bulan “Mati Suri”

bigstock-Editable-vector-illustration-o-14346608-300x200

Astagfirullah… Sudah berapa lama saya tidak menyapa sahabat. Bagi sahabat yang sempat mampir ke blog ini dan tidak melihat tidak ada perubahan apa-apa, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Bahkan ada juga sapaan sahabat dalam komentar yang belum bisa saya balas. Insyaallah dalam tulisan ini saya memberikan kabar mengenai tidak aktifnya blog ini selama lebih dari tiga bulan.

Iya, ternyata sudah tiga bulan lebih saya tidak menyapa sahabat lewat blog. Tulisan terakhir saya yang berjudul “Cerita Mengajar di Bimbingan Belajar” memang terkesan seperti acara pamitan sebagai pengelola blog yang mencirikan dirinya sebagai blog pengajar. Begitulah adanya, Sob. Saat menulis posting-an itu saya baru saja menulis surat pengunduran diri ke lembaga tempat saya mengajar.

“Lantas kamu kerja dimana?” Begitu kalimat yang sering teman-teman tujukan. Baiklah…. Pada tulisan ini saya akan buat “pengakuan”. Baca lebih lanjut

Cerita Mengajar di Bimbingan Belajar

urlSebenarnya saya merasa belum pantas menulis pengalaman mengajar secara utuh. Terkesan sudah banyak makan asam garam menjadi pengajar saja. Padahal pengalaman mengajar saya hanya sebatas di bimbingan belajar dan hanya selama dua tahun lebih beberapa bulan. Apa yang  ditulis dalam postingan-postingan sebelumnya pun hanya sebatas berbagi cerita. Meminjam istilah dosen kami, saya coba melalukan “Management Knowladge”. Syukur alhamdulillah jika bisa bermanfaat dan mendapat respon postif dari Sahabat yang membaca.

Karir dua tahun di sebuah lembaga pendidikan bukanlah waktu yang panjang dan menelurkan banyak pengalaman. Tapi saya rasa sekaranglah momen yang tepat untuk menceritakan dunia yang sangat meninggalkan kesan. Ketika saya menulis postingan ini saya tidak lagi menjadi pengajar di bimbingan belajar. Pengunduran diri saya dari profesi ini melalui banyak hal yang melatarbelakangi. Tapi insyaallah karakter “Mas Guru” dalam blog tidak akan mati, meskipun di kantor baru sekarang saya dipanggil “Mas Admin”. Suatu saat nanti “Mas Guru” akan kembali, insyaallah. Mohon doa terbaik dari Sahabat semua.

Oh iya, beberapa waktu yang ada sebuah pesan yang masuk di email saya. Mari kita mulai ceritanya dari sini. Baca lebih lanjut