DiKre#4 Des

Pukul 15:30

Saat ada pertanyaan yang diajukan kepada, “Sebutkan benda yang paling menginspirasi?” Kira-kira apa jawaban sahabat. Sayapun cukup berpikir keras untuk menemukan jawabannya. Memandang sekeliling. Melihat langit-langit hingga  menemukan LAMPU TORNADO sebagai barang yang paling menarik perhatianku.Iya lampu tornado cukup menginspirasi pikiranku saat itu.

Lampu berbentuk tornado/spiral ini istimewa. Karena yang pertama kali membuatnya adalah orang yang inovatif. Bayangkan lampu tabung dengan daya apabila dibuat bentuk memanjang seperti lampu tabung umumnya. Karena lampu ini mengarah vertikal ke bawah, pasti akan jadi pemandangan aneh di langit-langit ruangan. Ada benda bercahaya menjuntai dari atas . Belum lagi beresiko besar untuk menabraknya jika kita melintas dibawahnya. Jelas ini berbahaya.

Jadi, ide menggulung tabung yang panjang menjadi bentuk spiral/tornado patut disyukuri keberadaannya. Jika kita katakan ini terlalu sederhana. Saya jawab, “iya”. Tapi meskipun sederhana, bukankah sangat berguna. Inilah hasil dari proses kreatif yang tidak bisa dianggap rendah. Buktinya adalah bukan kitalah orang pertama yang memikirkan dan menindaklanjutinya dalam bentuk karya.

Pelajaran berharga dari sebuah kesederhanaan ide. Jangan berkecil hati jika inspirasi tampak hanya hal-hal sepele bagi orang lain. Perdalam saja sahabatku, jadilah orang yang pertama memikirkannya. Lantas buat karya yang bermanfaat bagi kita semua, termasuk mereka yang awalnya menyepelekan. Kelak semuanya mengatakan, “Oh iya, ya..”.

Pukul 18:30

Masih kepikiran denga pertanyaan tentang benda yang paling inspiratif. Kali ini saya artikan agak berbeda pertanyaannya. Bagaimana, kalau benda yang paling unik. Dan kutemukan, KERUPUK.

Uniknya, benda ini selalu setia menemani agenda makan bagi kebanyakan orang Indonesia. Saat PDKT (Pelatihan Dakwah dan Karya Tulis) FLP Yogyakarta selama dua hari, para peserta bisa menebak keradaan kerupuk. Kalau tidak kerupuk udang, pasti ada kerupuk sarang putih atau kekuning-kuningan.

Sebenrnya benda kriuk-kriuk ini hanya terbuat dari tepung, garam, bumbu dapur lainnya dan tentu saja ada angin yang menduduki prosentase terbesar. Kemudian digoreng dengan minyak tentunya. Lihatlah sekali lagi komposisinya, tidak istimewa bukan. Jadi, saat kita bicara kandungan gizi. Pasti sulit menemukuan vitamin, mineral atau DHA sebagai nutirisi jaringan otak.

Akan tetapi, jika kita bicara senasi, kerupuklah jagonya. KRESSH..KRESSH..Kriuk..kriuk… Benda ini langsung menyerah dengan gigi menimbulkan kenikmatan bunyi. Makin mudah kerupuk tergigit, makin renyah dan makin bersensasi rasanya. Kemudian saat sampai dimulut, meleburlah menjadi tepung basah. Rasanya menyerang indera perasa di lidah. Nikmat betul.

Kerupuk kini menjadi ikon kuliner Indonesia. Banyak dari kita sering mengatakan tak lengkap makan tanpa kehadirannya. Atau karena orang Indonesia terbiasa megutamakan sensasi dan melupakan substansi.

Bantul, 4 Desember 2010

Iklan

5 thoughts on “DiKre#4 Des

  1. dheeasy

    Kerupuk?? Seperti slogan iklan salah satu kementerian di negeri ini “indonesia gudangnya kerupuk!” 🙂

    Salam kenal ^_^

    _halyangsederhanakadangbermaknaluarbiasa_

    Balas
  2. iDa_941

    hmm,,,

    ada banyak jawaban dari 2 pertanyaan tsb.
    kalo boleh dibilang, meminjam istilah matematika,,pertanyaan yg sangat open ended.
    semua orang memiliki jawaban yg berbeda-beda dan benar semua.

    klo blh tau, knapa judulnya DiKre#4 Des ??

    KEEP WRITING…!!!

    Balas
  3. Ping balik: DiKre#5 Des « Ayip Miftah Ad-durach

Selesai membaca, silahkan tulis komentar sahabat di bawah ini ↓

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s