Berterimakasih Pada Para “Angin”

Ayat-ayat cinta buah firman Sang Ilahi memang tidak bosan untuk kita renungkan. Akan ada hal baru yang kita dapatkan saat mentadaburinya di berbagai ruang dan waktu. Memang ini tanda ini bukan buatan manusia. Makhluk yang merasa paling cerdas pun tak akan mampu membuat karya yang serupa.

Saat rihlah atau piknik ke pantai, terdengarlah ayat yang menjadi favorit untuk tadabur alam, “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih berganti malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang berakal…” Kalamullah itu dari ayat ke 190 surat Ali Imran. Saat itulah terdengar deburan ombak, maka dimulailah tadabur alam tentang ombak salah satu ciptaan Allah di bumi.

Sebuah deburan ombak pastilah tercipta karena terdapat angin yang mendorongnya dan arus dalam yang membuatnya menjadi deburan di pantai. Keberadaan angin menjadi salah satu faktor penting membentuk gelombang ombak. Saat bersinergi dengan arus dalam air ombak, maka tercipta deburan ombak dengan kekuatan luar biasa.

Begitulah sebuah kekuatan tercipta selain karena faktor di dalamnya, juga ada faktor luar yang mendorongnya. Orang-orang besar yang memiliki kekuatan di zamannya pun pasti akan ada orang-orang yang mendorongnya. Karena bisa jadi kekuatan dalamnya kecil. Namun saat mendapat dorongan yang sesuai, terciptalah gulungan kekuatan berkali-kali lipat dari sebelumnya.

Meski kekuatan kita sekarang tak seberapa, tapi ketahuilah “angin pendorong” itu telah ada. Mungkin saat ini masih menghembuskan energinya untuk membantu membentuk kekuatan-kekuatan baru dalam diri kita. Saat arus dalam tercipta dan deburan terlihat dengan kuatnya, mereka pun bangga. Kemudian mendorong kembali untuk deburan selanjutnya. Begitu seterusnya, baik disadari atau tidak oleh sang ombak.

Dalam tulisan ini, teriring rasa syukurku dipertemukan “para angin” yang mendorong deburan-deburan hidupku. Kepada para  Aa’ di rumah,  para Mas di kampus, para Al-Akh di lembaga, dan para Abang di kostan saya ucapkan terimakasih. Meski saya menyebut dengan kata yang berbeda, tapi kalian “angin”ku, my inspiring brother.

Iklan

5 thoughts on “Berterimakasih Pada Para “Angin”

Selesai membaca, silahkan tulis komentar sahabat di bawah ini ↓

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s