Urgensi Mengembangkan Situs Pembelajaran

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sangat berpengaruh terhadap pribadi maupun komunitas dalam segala aktivitas kehidupan, cara kerja, metode belajar, gaya hidup maupun cara berpikir. Seiring dengan pesatnya perkembangan TIK dituntut pula peningkatan kualitas pendidikan untuk mengimbanginya, yaitu dengan adanya langkah yang kreatif dan inovatif agar proses pembelajaran menjadi variatif.

Belajar dengan memanfaatkan teknologi berarti belajar yang  dipusatkan bagaimana teknologi memberikan makna pada pembelajaran suatu kurikulum yang sudah ditentukan. Menurut Mukhsin Wijaya (2007:57) termasuk penggunaan informasi dan sumber-sumber lainnya baik pada CD ataupun sumber online seperti ensiklopedia, peta dan atlas interaktif, jurnal dan referensi elektronik lainnya.

Proses pembelajaran mata pelajaran yang berlangsung di banyak sekolah selama ini masih berbasis Teacher Centered Learning (TCL). Guru sering menggunakan metode ceramah untuk menyampaikan materi pelajaran di depan kelas, siswa diminta mencatat dan mendengarkan serta kesempatan yang diberikan untuk bertanya kurang. Metode seperti ini kenyataannya belum efisien dalam pelaksanaan belajar mengajar.

Salah satu cara untuk membuat proses pembelajaran menjadi menarik adalah dengan mengembangkan media pembelajaran berbasis Student Centered Learning (SCL), misalnya menggunakan situs pembelajaran online yang dapat diakses menggunakan internet. Media situs pembelajaran dapat membuat siswa aktif, tidak membosankan, penyajian konsep jelas, dapat diulang-ulang sendiri, dilengkapi dengan latihan soal dan pembahasan


Pada saat ini penggunaan internet di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat pesat. Menurut laporan Internet World Stats (IWS) yang dilansir situs ANTARA, pada tahun 2000 lalu pengguna internet di Indonesia diperkirakan sebesar 2 juta orang, sedangkan sampai akhir 2009, angkanya telah meningkat menjadi sekitar 30 juta pengguna. Dapat dipastikan, jumlah ini terus meningkat di tahun 2011.

Pengguna internet di dunia dari kalangan remaja terdeteksi sangat banyak. Usia 15-19 tahun merupakan pengguna teraktif (http://www.jpnn.com). Mereka tidak lain adalah pelajar sekolah menengah.  Sehingga perlu perhatian akan keberadaan media pembelajaran yang sesuai dengan pola aktivitas pelajar saat ini.

Melalui tulisan ini, penulis mengajak para pembaca blog agar turut serta dalam mengembangkan situs-situs pembelajaran. Terlebih kepada para pendidik baik guru- dosen atau yang lainnya. Apakah kita rela anak didik kita berjam-jam betah membuka jejaring sosial, sedangkan hanya dalam hitungan menit merasa bosan dengan buku pelajaran. Oleh karenanya, disamping membuka jejaring sosial, kita pun turut mewarnai aktivitas anak didik kita di internet.

Terakhir, saya meminta saran dan masukan terhadap situs pembelajaran fisika yang sedang kami kembangkan. Terdapat dua situs kembar, yang satu berbahasa Indonesia dan lainnya berbahasa Inggris. Adapun alamatnya adalah www.fisikamemangasyik.wordpress.com untuk yang berbahasa Indonesia dan www.physicsforus.wordpress.com untuk yang berbahasa Inggris. Semoga sempat untuk dikunjungi.

Iklan

Selesai membaca, silahkan tulis komentar sahabat di bawah ini ↓

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s