Cara “Marah” Seorang Guru

Ketika badan lelah dan pikiran penat bertemu dengan kondisi menjengkelkan, apa yang akan Sahabat lakukan?

Setelah melakukan aktivitas dan kepikiran pekerjaan lain yang masih menumpuk, Sahabat harus mengajar siswa yang suka berulah. Ramai dan sulit diatur. Ketika ditanyai tentang pelajaran, tanpa wajah penyesalan siswa menjawab “tidak tahu” kemudian kembali ramai.

ARRRGGGHHH….

Di saat-saat seperti itu akan muncul pilihan tindakan yang bisa dilakukan. Pertama, mendekati si siswa bermasalah, mengebrak mejanya dan berkata, “Kamu ini begitu saja tidak bisa, makanya kalau ada orang bicara jangan ngobrol sendiri, MENGERTI !!!”

Atau yang kedua, mendekati si siswa bermasalah, menepuk bahunya dan berkata,“Dek… Kalau kamu tadi memperhatikan pelajaran, kamu pasti bisa menjawab pertanyaannya. Sekarang, kamu mau memperhatikan pelajaran tidak? Karena nanti saya akan tanyai kamu lagi?” Kemudian tidak lupa memberikan senyum bersahabat ke arahnya.

Nah, pilahan pertama mungkin akan membuat emosi yang sudah terpendam akan terluapkan dan lega. Akan tetapi, efektifkah? Berbeda dengan pilihan yang kedua. Menahan emosi dan tetap bersahabat dengan si pembuat masalah. Memang pilihan ini bukanlah hal yang mudah. Tapi disinilah bedanya pilihan seseorang yang menjadikan guru atau pengajar sebagai profesi.

Kali ini saya coba berbagi tips agar pilihan kedua dapat kita lakukan.

1. Memandang semua siswa itu baik

Buang jauh-jauh label yang pernah kita dengar tentang siswa yang kita ajar. Misalnya si A itu nakal atau si B itu malas.

2. Hindari sensitifitas pribadi

Seringkali kita berinteraksi dengan siswa di luar kelas. Nah, apabila kita pernah tersinggung dengan prilaku siswa ketika di luar kelas, segeralah lupakan.

Hanya dua tips yang saya bagikan. Silahkan tambahkan di kolom komentar apabila ada Sahabat yang memiliki tips lain. Semoga dapat mengingatkan kita akan profesi yang telah kita pilih ini. Selamat mengajar!

Iklan

4 thoughts on “Cara “Marah” Seorang Guru

Selesai membaca, silahkan tulis komentar sahabat di bawah ini ↓

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s