Seluk Beluk Buku Ajar Sekolah

Buku merupakan kumpulan kertas tercetak yang berisi informasi dalam hal tertentu dan disusun secara sistematis, dijilid, dan diberi kulit pelindung (cover) serta dapat dijadikan sebagai salah satu sumber belajar. Pengertian ini jelas masih mengacu pada wujud fisik buku dalam bentuk buku seperti terlihat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional buku dikelompokkan ke dalam dua jenis yaitu buku teks pelajaran dan buku untuk perpustakaan sekolah. Buku teks pelajaran adalah buku teks wajib untuk digunakan di sekolah yang memuat materi pembelajaran dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Oleh karena itu buku teks pelajaran harus melalui proses penilaian yang objektif untuk menjamin mutu isi, metode pembelajaran, bahasa, dan grafikanya. Buku teks pelajaran wajib dipakai oleh guru dan siswa sebagai acuan dalam proses belajar-membelajarkan (Pasal 1 s.d. 3, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional, No. 11 thn 2005).

Di samping buku teks pelajaran, guru dan siswa dapat menggunakan buku perpustakaan untuk menambah atau memperkaya pengetahuan. Buku perpustakaan sekolah itu termasuk buku panduan guru dan buku referensi lainnya.

Bahasa merupakan alat komunikasi untuk menyampaikan bahan ajar dari penyusun buku teks pelajaran kepada peserta didik. Bahan ajar yang telah disusun secara tepat dilihat dari materi isi dan metodologi belajar dan pembelajaran akan bermanfaat sebagai sumber belajar kalau disajikan dan disampaikan dengan menggunakan bahasa yang komunikatif, dapat dimengerti dengan mudah oleh pembaca/penggunanya. Menurut dalam menggunakan bahasa ini perlu diperhatikan: kemampuan berbahasa peserta didik, kaidah-kaidah bahasa, karakteristik bahan ajar, dan lingkungan sosial/budaya setempat (Sitepu, 2008:101).

Saat ini buku ajar telah digunakan hampir di tiap sekolah. Sangat dimungkinkan hal ini karena imbas dari kebijakan pemerintah pada awal tahun tujuh puluhan. Ketika itu, pemerintah hendak mengatasi masalah-masalah pendidikan secara nasional, penyediaan buku pelajaran merupakan salah satu prioritas yang mendesak dilakukan di samping pengadaan guru dan gedung sekolah. Oleh sebab itu, sebagian besar guru menganggap buku ajar adalah acuan utama dalam proses pembelajaran.

Menurut hasil studi tentang pemanfaatan buku pelajaran, sebagian guru berpendapat buku paket dapat meningkatkan mutu proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan guru dapat memperkaya dan memperdalam mutu pelajaran, guru dapat memilih metode penyampaian yang tepat dan bervariasi, guru dapat meningkatkan mutu soal-soal evaluasi, siswa lebih aktif dalam menambah dan mendalami materi pelajaran, serta guru dapat meningkatkan penggunaan alat peraga dan pendidikan lainnya (Dedi Supriadi, 2001:70).

Akan tetapi ditemukan juga beragam kendala dalam penggunaan buku sebagai sumber belajar, antara lain:

  1. Penyusunan buku teks pelajaran di Indonesia dewasa ini terkesan kaku dan kering sehingga kurang memotivasi siswa untuk belajar.
  2. Kebanyakan pula buku teks pelajaran terlalu terikat pada tujuan dan materi pokok yang ditetapkan dalam kurikulum, sehingga belajar kontekstual (contextual learning) kurang terlihat.
  3. Semakin mahalnya harga buku.
  4. Penyalurkan buku ke sekolah yang membutuhkan waktu tidak singkat (Sitepu, 2008: 99-100).

Oleh sebab itu, penggunaan buku ajar di sekolah harus mendapat perhatian khusus. Keberadaan buku ajar harapannya tidak hanya sekedar sarana yang dianggap wajib dalam pembelajaran di kelas. Potensi dalam kelebihan buku ajar dapat seharusnya dimanfaatkan guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Sahabat Pengajar, kira-kira apa yang akan Sahabat lakukan dengan buku ajar yang selama ini digunakan? Ayo manfaatkan dengan seoptimal mungkin!

 Sumber gambar: medanbisnisdaily.com dan solopos.com

Iklan

One thought on “Seluk Beluk Buku Ajar Sekolah

Selesai membaca, silahkan tulis komentar sahabat di bawah ini ↓

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s