Guru adalah Motivator Utama Siswa

Beberapa hari yang lalu saya dimintai bantuan menjadi observer seorang sahabat yang sedang melakukan penelitian skripsinya. Karena tema yang diambil adalah mengenai eksperimen media pembelajaran, maka dia diharuskan mengajar di sebuah sekolah sesuai dengan topik yang diambilnya. Sebagai observer, saya pun menemaninya masuk ke kelas dan menyaksikan jalannya pembelajaran.

Ketika awal pembelajaran, saya terkejut dengan apa yang akan dilakukan sang sahabat. Dia tidak mengawali dengan menjelaskan materi, tapi sebuah video motivasi. Saya memang tidak diberitahu seluruhnya tentang agenda mengajarnya hari ini. Hanya yang saya ketahui, setiap pembelajaran seorang guru harus mengawalinya dengan apresepsi. Saya sudah mulai ketar-ketir apa benar yang akan dia lakukan. Masalahnya video yang akan diputar, benar-benar jauh dari materi Usaha dan Energi yang seharusnya dia bahas.

Video sudah dimulai. Sebagian siswa berbisik-bisik tentang apa maksud si guru pengganti ini. Sedangkan sebagian lain mulai menyimak video yang tersuguh di layar proyektor. Kurang lebih lima menit berlalu, seisi kelas ternyata sudah larut dari kisah yang tersugguhkan dalam video dan sound system yang kami persiapkan. Tak terkecuali saya.

Cahaya di layar yang menutupi papan tulis akhirnya berhenti, tanda video sudah berakhir. Spontan kemudian disusul riuh tepuk tangan siswa dan celoteh dari mereka. Bagus banget…! Ih sedih..! Keren…! dan sebagainya. Tak mau kehilangan momen itu, Sang sahabat yang hanya sebagai peneliti dan guru pengganti tampil di tengah kelas. Dia menjelaskan makna dan hikmah dari video yang baru kami tonton. Wah… Saya akhirnya tersadar, ketika masih aktif menjadi mahasiswa, kami bertiga (saya, sahabat yang sedang mengajar ini dan satu lagi yang juga saat ini masih berstatus mahasiswa) memang sering mengisi training di kampus atau sekolah. Rupanya pengalaman “manggung” dia gunakan kembali untuk meningkatkan motivasi siswa di pertemuan-pertemuan pertama. Mantap!

Berbicara tentang meningkatkan motivasi, saya pernah mendapatkan materi ketika kami hendak melakukan program KKN-PPL. Saat itu, kampus memberikan pembekalan sebelum kami diterjunkan ke sekolah-sekolah. Satu dari sekian banyak materi yang berhasil saya catat adalah seputar Kompetensi Guru. Bapak Sabar Nurohman yang saat itu menjadi pembicara menekankan kompetensi Pendagogi selain juga menjelaskan kompetensi lainnya, yaitu: kompetensi kepribadian, professional dan sosial.

Pendagogi dapat diartikan sebagai kemampuan mengajarkan ilmu kepada orang yang lebih muda (siswa). Kemampuan ini menjadi kekuatan utama seorang guru ketika mengajar di kelas. Sepintar apapun dia di kelas, jika kemampuan pendagogi kurang dipenuhi, besar kemungkinan kelas menjadi tidak terkondisikan dan pembelajaran menjadi tidak efektif. Ada beberapa aspek yang harus dimiliki guru agar kompetensi pendagogi terpenuhi, diantaranya sebagai:

  • Fasilitator, sehingga ketika belajar siswa banyak mendapat “eureka” (eureka: kata yang diucapkan Archimedes ketika menemukan teorinya)
  • Organisator atau mampu mengendalikan ruang kelas dan materi agar mencapai tujuan pembelajaran.
  • Klasifikator atau mampu membenarkan apabila terjadi miskonsepsi pada siswa
  • Evaluator atau mampu mengevaluasi kemampuan dan proses belajar siswa
  • Motivator, sehingga mampu membangkitkan semangat belajar siswa

Nah, pengalaman ketika mengajar bersama seorang sahabat saya ini mengingatkan kita tentang aspek terakhir yang harus juga dimiliki seorang guru. Betul, sebagai motivator. Seorang guru tidak hanya mampu menransferkan ilmu mata pelajarannya kepada siswa. Namun, guru juga harus mampu membuat siswa memiliki orientasi dalam belajar. Jika di kelas, siswa belajar tidak hanya dengan mencatat apa yang guru sampaikan. Tapi juga mampu memahami dan menjawab untuk apa dia mempelajari suatu materi.

Oh iya, jika ada sahabat pengajar yang ingin tahu video motivasi apa yang sering kami putar, kami akan membagikannya. Satu dari video andalan kami adalah video yang dibuat seorang pemuda Indonesia bernama Danang Ambar Prabowo. Video ini kami kategorikan untuk membangkitkan mimpi dan cita-cita siswa. Belajar di sekolah bukan unggulan bukanlah penghalang. Siapapun bisa menggapai citanya. Asalkan fokus dan serius. Berikut adalah videonya.

Dalam kesempatan ini, kami sampaikan juga ucapan terimakasih dan permohonan izin kepada Mas Danang atas penggunaan videonya selama ini. Insyaallah jejak Mas Danang adalah inspirasi bagi kami dan semoga juga pada siswa-siswa kami. Bagi sahabat pengajar, selamat memotivasi!

Sumber gambar: leaderchat.wordpress.com dan dokumentasi penelitian Ulil Albab

Iklan

One thought on “Guru adalah Motivator Utama Siswa

  1. Ping balik: Guru Sebagai Motivator : biMBA AIUEO

Selesai membaca, silahkan tulis komentar sahabat di bawah ini ↓

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s