Perhatikan Unsur Bimbingan Pembelajaran

Counselling and Support

Proses bimbingan dalam pembelajaran merupakan kegiatan dari manusia, untuk manusia dan oleh manusia. Karena pelaku dan objeknya adalah manusia, tentunya proses pembelajaran memiliki ciri khas pendidikan. Yaitu, memanusiakan manusia. Untuk lebih jelasnya kita akan bahas unsur-unsur yang harus diperhatikan dalam proses bimbingan, khususnya bimbingan siswa di sekolah.

Pakar bimbingan konseling, Dunsmoor dan Miller mengatakan bimbingan merupakan proses membantu individu untuk memahami dan menggunakan secara luas berbagai macam  kesempatan yang mereka miliki. Baik kesempatan dalam pendidikan, jabatan maupun urusan pribadi. Dua pakar ini menambahkan dalam Mc Danniel bahwa proses bimbingan haruslah sistematis. Apabila individu ini adalah siswa, ia akan dibantu untuk dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan sekolah hingga kehidupan yang ia jalani.

Rumusan bimbingan dapat diuraikan dalam unsur-unsur yang harus diperhatikan oleh pembimbing. Seorang pembimbing tidak selalu diperankan guru Bimbingan Konseling atau konselor.  Guru matapelajaran dan kepala sekolah pun memliki tanggung jawab untuk membimbing siswanya.

  1. Pelayanan bimbingan merupakan suatu proses

Ini berarti bahwa pelayanan bimbingan bukan sesuatu yang “bim salabim” alias sekali jadi. Ada banyak lika-liku yang harus dilalui sesuai dinamika yang terjadi selama bimbingan.

  1. Bimbingan merupakan proses pemberian bantuan

Pemberian hadiah, uang dan sumbangan bukanlah yang dimaksud dalam pembahasan ini. Bantuan bersifat sokongan yang menunjang siswa untuk mengembangkan diri. Bantuan dapat diberikan baik secara perseorangan atau kelompok, sesuai dengan kondisi yang dihadapi.

  1. Pemecahan masalah dilakukan oleh kekuatan siswa sendiri

Tujuan bimbingan adalah untuk mengembangkan kemampuan siswa, maka siswa diminta untuk mengatasi sendiri masalah-masalah yang dihadapinya hingga akhirnya dapat mencapai kemandirian. Tugas pembimbing seperti yang disebut poin sebelumnya adalah memberikan dukungan.

  1. Pembimbing tidak memaksakan keinginan

Siswa dituntut kemandiriannya, maka tidak selayaknya seorang pembimbing memaksakan keinginan-keinginannya kepada siswa. Walaupun keinginan pembimbing itu baik dalam rangka pemecahan masalah, namun pemaksaan dapat berujung pada tidak tercapainya tujuan bimbingan. Sepanjang tidak menyalahi norma-norma yang berlaku, berikan hak dan kewajiban siswa untuk menentukan jalan pemecahan masalahnya.

  1. Bimbingan dilakukan oleh orang-orang yang ahli

Pembimbing seharusnya adalah orang-orang yang memiliki kepribadian yang terpilih. Orang yang telah memperoleh pendidikan serta latihan yang memadai dalam bidang bimbingan. Jika suatu perkara diberikan kepada bukan ahlinya, maka perkara baru dan lebih besar akan tiba datangnya.

Demikian unsur-unsur bimbingan yang perlu kiranya mendapat perhatian pihak yang berada dalam lingkungan sekolah. Masyarakat juga perlu berperan aktif memantau jalannya proses bimbingan. Jika ada hal-hal lain yang menurut sahabat penting untuk diperhatikan sebagai pembimbing. Silahkan tulis di kolom komentar di bawah ini. Semoga bermanfaat!

Sumber gambar: goodsamaritanministries.org

Iklan

4 thoughts on “Perhatikan Unsur Bimbingan Pembelajaran

Selesai membaca, silahkan tulis komentar sahabat di bawah ini ↓

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s