Arsip Kategori: Dunia Islam

Avicennia Si Bakau

image

Di tengah kegiatan kemarin. Alhamdulillah sempat akrab bercengkrama dengan salah satu jenis tanaman bakau, yaitu Avicennia sp. Makhluk ciptaan Allah ini memiliki kemampuan beradaptasi menumbuhkan akar yang muncul vertikal dari permukaan air yang disebut akar napas (pneumatophore). Baca lebih lanjut

KNRP Mengedukasi Anak Peduli Palestina

image

Minggu pagi di kawasan Stadion Bima memang selalu dipadati warga Cirebon untuk berolahraga atau jalan bersama keluarga. Rupanya momen tersebut dimanfaatkan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Kota Cirebon menggelar acara pengumpulan tanda tangan sebagai bentuk dukungan atas kemerdekaan Palestina.

Seperti kita ketahui, konflik Palestina – Israel masih terus terjadi. Akibatnya, lebih dari tujuh juta warga Palestina saat ini terpaksa tinggal di pengungsian. Edy Yusuf selaku koordinator acara menyampaikan, “Atas nama kemanusiaan dan sebagai warga negara Indonesia yang menunjung kedaulatan, KNRP hadir mengedukasi masyarakat tentang konflik di Palestina dan melakukan pengumpulan donasi untuk disalurkan kepada rakyat Palestina. ”  Baca lebih lanjut

Al Haitham dan Ilmu Optik

Al Haitham dilahirkan di Basrah dekat sungai Tigris dan mempunyai nama lengkap Abu Ali Al Hasan Ibnu Al Hasan Ibnu Haitham. Orang-orang Eropa atau Barat lebih mengenalnya dengan nama Al Hazen. Ia dilahirkan pada saat kebudayaan Islam mencapai zaman kejayaan, yaitu pada tahun 354 H (965 M). Zaman ketika gencarnya kegiatan akulturasi serta penerjemahan buku-buku ilmu pengetahuan dari Yunani, Romawi, Persia dan India. Buku-buku dan pendapat para filusuf terdahulu dijadikannya sebagai bahan studi dan perbandingan dalam melakukan penelitian.

Al Haitham banyak menulis karya ilmiah yang jumlahnya kurang lebih sebanyak 200 buku dalam bidang filsafat, logika, geometri dan fisika. Karya-karya besar tersebut diperoleh berkat kecerdasan otaknya, kerja keras dan ketekunan. Para sarjana Eropa (barat) yang telah mendalami hasil-hasil penelitiannya mengatakan: “Al Hazen telah mendahului Roger Bacon dalam beberapa hal.” Bukunya yang sangat terkenal adalah yang berjudul Al Manazir (kitab tentang cermin).

Al Haitham telah membantah teori yang dikemukakan Euclides dan Ptolemeus yang mengatakan bahwa “mata kita menerima bayangan dari objek dengan mengantarkan sinar tampak ke objek yang bersangkutan.” Dalam bukunya, Al Haitham telah membuktikan bahwa proses yang terjadi adalah sebaliknya, yaitu: “Bukan sinar yang dilepaskan mata dan di terima oleh objek, tetapi bayangan objeklah yang diterima mata lalu diteruskan oleh lensa mata.” Teori inilah yang kemudian menjadi dasar pengembangan peralatan fotografi saat ini.  Baca lebih lanjut

Eksperimen #35: Kami Anak Rohis, Kami Bukan Teroris

Jangan Sahabat tanya kenapa saya buat desain banner seperti ini. Tapi kalau ada yang benar-benar belum tahu. Coba deh search di google tentang tayangan di Metro TV yang menyebutkan rohis sebagai sarang teroris. Nah, kalau pengalaman saya ikut rohis pernah saya tuliskan ke dua postingan yang berjudul: HASKA 0 Km part I dan HASKA 0 Km part II. Ngga akan menemukan teroris-terorisan tuh! Silahkan simak!

Patut untuk kita baca. Selamat meraih inspirasi.

Zona CahayaMata

Abdus Salam (kiri) ketika menerima hadiah Nobel Prize Bidang Fisika dari Raja Gustav (Swedia), 1979

Mengenang Abdus Salam, Pemenang Nobel Bidang Fisika 1979

Kaum muslim layak berbangga atas prestasinya. Ia telah mengguncang dunia dengan teori fisikanya. Ia juga telah mengangkat harga diri masyarakat Islam dan dunia ketiga. Meski di negerinya sendiri ditelantarkan, ia tak kecil hati. Dunia fisika terus ia geluti. Dunia sosial tak lupa ia cicipi. Ia bukanlah tipe intelektual yang tinggi hati. Kerja kerasnya berbuah. Ia berhasil menciptakan teori yang membuat orang terperangah. Penghargaan Nobel Fisika pun ia terima sebagai anugerah. Dialah muslim pertama peraih Nobel Fisika sepanjang sejarah.

Lihat pos aslinya 1.411 kata lagi