Arsip Kategori: Saatnya Berprestasi

Seleksi Calon Juara

image

image

Alhamdulillah sekolah kami telah melakukan seleksi untuk Tim Study Club rumpun sains. Insyaallah anggota tim ini yang akan menjadi kontingen sekolah kami untuk mengikuti lomba. Jadi, postingan ini masih bersambung dan akan dilanjutkan dengan kisah perjalanan kami untuk mengukir sejarah. Mohon doa dan dukungan sahabat semua. Bismillah..

Iklan

Info Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan 2015

symposiaSobat ada info lomba keren, nih. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) akan menyelenggarakan kegiatan Simposium Guru dan Tenaga kependidikan Tingkat Nasional pada tanggal 24-25 November 2015, di Istora senayan Jakarta. Kegiatan ini jadi ajang menuangkan ide, gagasan dan mencari pemecahan isu atau permasalahan strategis tentang pendidikan.  Tidak tanggung-tanggung pihak yang terlibat dalam pembahasan meliputi unsur pakar perguruan tinggi, praktisi pendidikan, pemerhati pendidikan, LSM pendidikan, serta guru dan tenaga kependidikan berprestasi tingkat nasional.

Simposium ini juga mempresentasikan karya ilmiah dan inovasi pembelajaran guru dalam bentuk seminar dan pameran hasil karya ilmiah serta inovasi pembelajaran guru. Sebelumnya, peserta simposium dari guru wajib mendaftar, dengan 2 menyertakan karya berupa karya tulis ilmiah maupun inovasi pembelajaran. Peserta yang mengirimkan karya tulis dan atau inovasi pembelajaran terbaik akan mendapat hadiah berupa:  Baca lebih lanjut

Pendidikan Finansial untuk Generasi yang Mandiri

Saat menonton film trilogi Spidermen ada pertanyaan  di kepala saya. Setelah lulus sekolah kenapa Peter Parker mengontrak apartemen sendiri? Bukankah lebih enak tinggal dengan Bibinya seperti dulu? Ternyata pertanyaan itu dijawab oleh teman saya. Dia sedang belajar untuk mandiri, di luar negeri sana katanya memang memiliki budaya seperti itu. Nah Sahabat, Kenapa hal itu tidak terjadi juga pada generasi di negeri ini?

Pertama kali saya mengetahui mengenai konsep pendidikan Finansial adalah ketika Bapak Annis Matta (Wakil ketua DPR RI) memberikan sebuah ceramah di kampus kami, Universitas Negeri Yogyakarta. Dalam ceramahnya beliau menjelaskan mengenai pentingnya menambahkan pendidikan finansial dalam kurikulum pendidikan kita. Pada saat itu saya sedikit sangsi. Apa tepat anak-anak sudah dikenalkan dengan uang? Belum lagi membebankan muatan baru dalam pembelajaran. Bukankah itu memberatkan siswa? Namun, pada akhir ceramahnya justru saya menemukan jawaban dan mendukung keberadaan pendidikan finansial sebagai usaha memandirikan para generasi muda.

Pendidikan finansial dapat diartikan sebagai sebuah pembelajaran kepada siswa terkait ketrampilan mengelola aset. Jadi tidak hanya tentang uang dan harta tapi juga mengenai potensi dan kemampuan yang bisa mereka kembangkan agar dapat hidup secara mandiri. Bisa jadi tidak dijadikan mata pelajaran tersendiri, pendidikan finansial bisa disisipkan ke dalam pelajaran Matematika dan Ekonomi. Dalam pelaksanaannya justru banyak dilakukan secara praktek dalam kehidupan sehari, misalnya manajemen keuangan dan aset, mengubah keterampilan menjadi penghasilan, kemampuan menabung, berwirausaha, investasi, membuat peluang, berperan sebagai pegawai dan lain-lain.  Baca lebih lanjut

Satu Wisata, Tiga Cerita

Dieng, Dataran Seribu Masjid

Alhamdulillah, liburan kemarin saya bersama teman-teman berkesempatan untuk rihlah ke Dieng. Sebenarnya agenda jalan-jalan kali ini tidak begitu direncanakan. Ketika itu kami memenuhi undangan walimahan di Wonosobo. Setelah acara selesai sayang sekali jika kami langsung balik ke Jogja. Alhasil, kami meneruskan perjalanan ke arah utara menuju Dieng.

Bagi yang pertama kali ke Dieng seperti kami tidak perlu takut tidak tahu arah. Saat melewati tempat penarikan retribusi, kita akan di beri peta kawasan wisata di Dieng. Dari peta tersebut diinformasikan bahwa di kawasan ini terdapat beberapa lokasi wisata alam, seperti: Telaga Tiga Warna, Telaga Pangilon, Komplek Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Kawah Sileri, Dieng Volcano Theatre, Museum Dieng, dan lainnya.

Dalam perjalanan menuju kawasan wisata Dieng akan disuguhkan panorama perbukitan. Udara sejuk, pemandangan hijau, awan dan kabut yang mengelayut adalah secuil keindahan yang Allah hadirkan di Bumi. Tapi ada hal lain yang menjadi perbicangan panjang selama kami di dalam mobil. Ketika kami memandang perkampungan penduduk dari jalan raya yang terletak perbukitan, kami menemukan masjid dalam hitungan yang luar biasa banyaknya. Tiga, empat bahkan sampai enam.  Baca lebih lanjut

Mas Guru: Archimedes di Facebook

Ide pembuatan komikstrip kali ini datang saat mengikuti lomba di guraru.org. Agar kelihatan tampil beda saya coba memberikan ilustrasi tulisan dengan komikstrip ini. Dalam tulisan itu saya mencoba berbagi ide tentang aktivitas googling selama pembelajaran. Jadi, sewaktu-waktu Sahabat bisa melakukan alternatif pembelajaran dengan Google. Setelah semua siswa sudah mendapatkan bahan bacaan yang sesuai, beri kesempatan mereka memaparkan apa yang mereka dapatkan. Begitulah ide komik ini bermula.

Terus lombanya gimana, Mas? Menang ngga?  Baca lebih lanjut

Dicari Naskah Novel Remaja dan Umum

.
.
Penerbit Medium (Group Nuansa Cendekia) mencari naskah novel remaja dan novel umum. Syarat-syarat naskah sebagai berikut:
.
NILAI LEBIH:
Naskah yang paling diminati tentu saja yang memiliki nilai lebih dari buku-buku yang sudah beredar. Oleh karena itu sebagai penulis Anda mestinya menjelaskan beberapa sisi nilai lebih dari buku yang Anda tulis tersebut.
 .
Nilai lebih itu di antaranya hal baru tentang penemuan, nilai lebih dalam hal penuturan bahasa, nilai lebih karena memiliki kelengkapan dari buku lain, dan seterusnya. Setiap penulis yang jeli melihat peluang pembaca sudah pasti memiliki alasan khusus mengapa buku tersebut layak diterbitkan untuk masyarakat.
 .